Cari Blog Ini

Minggu, 09 Februari 2014

PPL Simpang Empat




LAPORAN KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN
LAPANGAN
(PPL)

Diajukan untuk melengkapi sebagaian tugas dalam
Mengikuti Program Pengalaman Lapangan

(PPL)
MTsN Simpang Empat

Description: C:\Users\Acer\Pictures\logo yaptip.jpg


Disusun oleh :

MUSTOFA
BP/Nim. SI.09.108





SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
YAYASAN PERGURUAN TINGGI ISLAM PASAMAN
STAI – YAPTIP PASAMAN BARAT
TAHUN 1434 H/2013 M
BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Program Pengalaman Lapangan
Pendidikan tidak terlepas dari peran seorang guru sebagai pendidik, pendidikan yang dilakukan dapat berdasarkan kehidupan bangsa dan negara serta serta dapat mendidik putra putri bangsa Indonesia supaya menjadi manusia yang berilmu pengetahuan, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT sebagai mana hadits Nabi SAW :
Artinya : Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah maka orang tuanyalah yang menjaadikannya yahudi, majusi dan nasrani.(H.R Bukhari).
Fakultas tarbiyah STAI-YAPTIP Simpang Empat Pasaman barat merupakan wadah untuk menciptakan guru-guru agama, mahasiswanya telah di bekali berbagai ilmu, baik ilmu umum maupun ilmu agama. Akan tetapi sebelum calon guru itu diterjunkan ke masyarakat maka ilmu-ilmu yang diperoleh dibangku perkuliahan masih bersifat teori yang perlu diterapkan, maka Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan sarana untuk memperaktekkan ilmu-ilmu yang bersifat teori tersebut.Program Pengalaman Lapangan (PPL) diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berguna bagi mahasiswasebagai calon guru MI, MTs, MA dan Tingkat Pendidikan lainnya.
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa fakultas tarbiyah STAI-YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat. Pelaksanaannya dilakukan selama lebih kurang satu semester di beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Pasaman Barat dan salah satunya pada MTsN Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 5 orang yang di bimbing oleh seorang supervisor yaitu Bapak Drs. HERMAN DEWILDA, M.Si.
Diantara mahasiswa yang melaksanakan PPL di MTsN Simpang Empat adalah sebagai berikut :
1.      Mustofa
2.      Siti Sa’diah
3.      Erna Wati
4.      Rita Yanti
5.      Marini Susanti
Pada akhirnya setiap mahasiswa yang melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di MTsN Simpang Empat diharuskan menulis laporan Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai bahan evaluasi dalam proses perbaikan dan peningkatan di masa yang akan datang.
B.     Tujuan Perogram Pengalaman Lapangan
Program Pengalaman lapangan yang penulis laksanakan di samping bertujuan untuk memenuhi beban wajib mata kuliah dan merupakan syarat untuk mengikuti wisuda yang juga bertujuan :
1.      Memenuhi tuntunan sistem kredit semester di fakultas tarbiyah yang terjadi mata kuliah wajib.
2.      Merealisasikan teori-teori tentang pendidikan dan pengajaran yang telah diperoleh di bangku perkuliahan.
3.      Memberikan pengalaman praktis dilapangan kepada calon guru tentang bagaimana mengajar dengan teknik pendidikan lainnya secara aplikatif.
4.      Mempersiapkan calon guru yang siap pakai dan profesional dalam memajukan mutu pendidikan tersebut.
5.      Mendapatkan pengalaman yang lebih luas tentang pelaksanaan pendidikan dan cara pengelolaannya.

C.    Ruang Lingkup
Program Pengalaman Lapangan (PPL) di MTsN Simpang Empat ruang lingkup kegiatan yang dilaksanakan meliputi :
1.      Orientasi, perkenalan lingkungan dalam MTsN meliputi: fisik sekolah, murid, guru, dan semua unsur penunjang dalam sekolah.
2.      Observasi, mengamati semua unsur dalam lingkungan MTsN mulai dari ruang kepala sekolah, ruang majelis guru, ruang belajar (Kelas) dan semua komponen yang ada dalam lingkungan sekolah.
3.      Kegiatan belajar mengajar di semua kelas dilaksanakan dari kelas rendah sampai kelas tinggi.
4.      Kegiatan ekstrakulikuler dilaksanakan di luar jam wajib belajar.
5.      Kegiatan penilaian dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar selesai untuk mengetahui tingkat pengalaman murid dan keberhasilan penulis dalam mengajar.

BAB II
GAMBARAN UMUM MTsN SIMPANG EMPAT

A.    Latar Belakang Berdirinya MTsN Simpang Ampat
MTsN Simpang Empat awalnya didirikan oleh sebuah yayasan pendidikan islam yang terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), yayasan itu berdiri pada tanggal 18 Agustus 1982.
Pada awal berdirinya MTs ini jumlah siswanya terdiri dari 25 orang dan tahun demi tahun jumlah siswa semakin bertambah sampai saat ini. Sebagai pendiri pertamanya adalah Bapak Tuanku Syukur Qori dan MTs ini di negerikan pada tanggal 01 Juli 1994.
Adapun urutan Kepemimpinan MTsN Simpang Empat sejak awal berdiri sampai sekarang yang memimpin MTsN Simpang Empat adalah sebagai berikut :
1.      Pada tahun 1982 sampai 1985 dipimpin oleh Tuanku Syukur Qori
2.      Pada tahun 1985 sampai 1990 dipimpin oleh Ali Amran Ismail
3.      Pada tahun 1990 sampai 1994 dipimpin oleh Burhanuddin
4.      Pada tahun 1994 sampai 2003 dipimpin oleh Dra. Rosnawati
5.      Pada tahun 2003 sampai 2007 dipimpin oleh Asri Darmi, BA
6.      Pada tahun 2007 sampai 2011 dipimpin oleh Bakrisal, S.Ag, M.Pd
7.      Pada tahun 2011 sampai sekarang dipimpin oleh Bapak Syamsul Bayan, M.A.

B.     Sarana dan Prasarana MTsN Simpang Ampek
Sarana dan prasarana merupakan alat penunjang demi kelancaran proses belajar mengajar. Sarana dan prasarana di MTsN Simpang Empat adalah sebagai berikut :
1.      Ruang  belajar sebanyak 22 lokal
2.      Ruang Kepala Sekolah beserta Tata Usaha
3.      Ruang Majelis Guru
4.      Ruang Labor Computer
5.      Ruang pustaka beserta labor IPA
6.      Mushalla
7.      Ruang Bimbingan Penyuluh (BP)
8.      Ruang UKS



C.    Personalia MTsN Simpang Ampek
Susunan personalia MTsN Simpang Empat sebagai berikut :
1.      Bapak Syamsul Bayan, M.A, Sebagai kepala MTsN Simpang Empat
2.      Bapak Paisal, S.Pd, Sebagai Wakil Kurikulum
3.      Bapak Roni Candra, A.Md, sebagai Wakil Kesiswaan sekaligus Guru PenJasKes
4.      Bapak Abdul Wahid, S.Pd.I, Sebagai Humas sekaligus Guru Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits
5.      Bapak Zul Afdi, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Matematika
6.      Bapak Ahmad Bensani, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran BK
7.      Bapak Candra, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran TIK
8.      Bapak Akmal, Sebagai Guru Mata Pelajaran Pkn
9.      Bapak Asril, Sebagai Guru Mata Pelajaran SKI dan Fiqih
10.  Bapak Zairal, S.Ag, Sebagai Guru Mata Pelajaran SKI
11.  Bapak Zulkifli, S.Pd.I, Sebagai Guru Mata Pelajaran Akidah Akhlak
12.  Ibu Sofiarni, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPA
13.  Ibu Arno Firta, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPA
14.  Ibu Dra. Sesminangsis, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris
15.  Ibu Siti Rohani, S.Ag,Sebagai Guru Mata Pelajaran Fiqih
16.  Ibu Elvi Marwina, S.Pd.I, Sebagai Guru Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist
17.  Ibu Happy Sopia, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPS
18.  Ibu Nurjati, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
19.  Ibu Despita, S.Pd,Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
20.  Ibu Nurhayati, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris
21.  Ibu Linda Veozia, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Matematika
22.  Ibu Titin AN, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris
23.  Ibu Mesraina, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran SKI
24.  Ibu Edna Repina, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran BK/BP
25.  Ibu Dra. Arridha Helty, Sebagai Guru Mata Pelajaran Akidah Akhlak
26.  Ibu Reni Susanti, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Fiqih dan Al-Qur’an Hadist
27.  Ibu Somi Emrika, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPA
28.  Ibu Irda Yanti, S.Hum, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPS
29.  Ibu Nikmawati, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab
30.  Ibu Nikmah Hayati, S.Ag, Sebagai Guru Mata Pelajaran Fiqih
31.  Ibu Wira Wati, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Pkn
32.  Ibu Mimi Indrawati, S.Hi, Sebagai Guru Mata Pelajaran Seni Budaya
33.  Ibu Dewi Fitra, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
34.  Ibu Nurhayati, S.Pd.I, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab
35.  Ibu Respi Sanna, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPS
36.  Ibu Desi Iswarni, S.Pd.I, Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab dan IPS
37.  Ibu Lina Sariyenti, S.Pd,Sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
38.  Ibu Elmita Rahmi, S.Pd, Sebagai Guru Mata Pelajaran IPA
39.  Ibu Refniati, sebagai KAUR Tata Usaha
40.  Ibu Ermawati,sebagai Tenaga Pustaka
41.  Ibu Maria Susanti,sebagai tenaga Tata Usaha
42.  Ibu Ermawita,sebagai tenaga Tata Usaha
43.  Bapak Maizi Rahmayadi, Sebagai Tenaga Tata Usaha
44.  Bapak Roslan, sebagai tenaga Kebersihan dan Penjaga Sekolah
45.  Bapak Domi Saputra, Sebagai Tenaga Keamanan
46.  Bapak Yuhadi, sebagai guru PENJASKES
47.  Bapak Rampi Ismail, sebagai Guru  Mata Pelajaran Matematika
48.  Ibu Neli Gusnita, sebagai guru Muatan Lokal.

D.    Visi dan Misi MTsN Simpang Ampek
Untuk meningkatkan mutu pendidikan pada saat ini, keluarga besar MTsN Simpang Empat mempunyai Visi dan Misi dalam mencapai keberhasilan para siswa.
Visi dan Misi tersebut adalah :
1.      Visi
Unggul dalam prestasi, tampil berdasarkan Iman dan Taqwa ( IMTAQ )
2.      Misi
·         Meningkatkan Kualitas Pendidikan
·         Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan bagi Siswa
·         Meningkatkan Hubungan Kerja sama dengan masyarakat
·         Meningkatkan kualitas ke Tata Usahaan dan Rumah Tangga Sekolah, Perpustakaan dan Laboratorium.


BAB III
KEGIATAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN

A.    Kegiatan Mengajar Terperogram
Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah salah satu proses akhir perkuliahan yang tercantum dalam Tridarma Prguruan Tinggi. Selain itu juga merupakan suatu sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diterimanya di bangku kuliah yang masih bersifat teoritis.
Berdasarkan keputusan pihak Fakultas Tarbiyah STAI-YAPTIP Simpang Empat bahwa seluruh mahasiswa S1 harus melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan di sekolah atau madrasah yang telah di pilih.
Kegiatan yang paling utama dilakukan kegiatan mengajar terperogram sebagaimana telah disampaikan oleh pihak fakultas bahwa mahsiswa PPL di haruskan melaksanakan praktek mengajar sebanyak 14 kali dengan persiapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sehubungan dengan ketentuan tersebut penulis telah latihan mengajar sebanyak 14 kali dengan mata pelajaran yang di emban adalah Al-Qur’an Hadits, sebagaimana dalam RPP terlampir. Setelah diadakan 14 kali mengajar, di adakan satu kali ujian.

B.     Kegiatan Mengajar Non Terperogram
Mengajar tidak terprogram yaitu kegiatan mengajar yang dilaksanakan untuk menggantikan guru yang tidak dapat hadir atau hadir tetapi tidak dapat melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, lalu digantikan oleh mahasiswa PPL, sebagaimana yang telah rasakan penulis mengajar untuk menggantikan guru-guru yang bersangkutan yang tidak bisa mengajar pada waktu itu.
C.    Kegiatan Ekstra
Kegiatan ekstra adalah suatu kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran sekolah bertujuan untuk membina keterampilan, keberanian, menampilkan bakat dan minat siswa MTsN Simpang Empat.
Setiap hari jum’at siswa siswi MTsN Simpang Empat berbaris didepan kantor majelis guru untuk melaksanakan kegiatan rutin yaitu Kultum dan Asmaul Husna, sekaligus mengumpulkan infaq setiap lokal masing-masing.
BAB IV
PENGALAMAN DI PEROLEH
A.    Pengalaman Berwawasan Positif
Proses belajar mengajar merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian kegiatan guru dengan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dengan siswa itu merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses belajar mengajar. Dalam hal ini, bukan hanya menyampaikan pesan berupa materi pelajaran, melainkan penanaman sikap dan nilai pada diri siswa yang sedang belajar.
Proses belajar mengajar mempunyai makna dan pengertian yang lebih luas dari pengertian mengajar. Dalam proses belajar mengajar tersirat adanya satu kesatuan yang tak terpisahkan antara siswa yang belajar dan guru yang mengajar. Antara kedua kegiatan ini terjalin interaksi yang saling menunjang.
Selama dalam melaksanakan Program Pengalaman lapangan (PPL) di MTsN Simpang Empat ini, banyak pengalaman yang berwawasan positif yang penulis dapatkan, baik dalam kegiatan mengajar maupun non mengajar.
1.      Kegiatan Mengajar
Selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini, penulis mendapat jadwal mengajar tiga (3) kali dalam seminggu sesuai dengan permintaan guru pamong dan pada kesempatan tersebut penulis mendapat jadwal di kelas VII i, VII j, VII k.
Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa dalam proses belajar mengajar ada hubungan timbal balik antara guru dan siswa yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Untuk hal ini, dapat penulis rasakan ketika penulis mengajar, ada respon dari siswa untuk mendengarkan dan sikap untuk menerima pelajaran dari materi yang penulis sampaikan. Di samping mengajar, dalam kegiatan belajar mengajar penulis juga menyiapkan berbagai instrumen pembelajaran, baik persiapan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), silabus ataupunmenyiapkan media pembelajaran. Dengan demikian, maka tujuan dari pembelajaran akan dapat tercapai sesuai dengan indikator pencapaian dari materi pelajaran tersebut.


2.      Kegiatan non mengajar
Pengalaman yang berwawasan positif yang penulis dapatkan dalam kegiatan non mengajar selama PPL di MTsN Simpang Empat diantaranya, yaitu :
a.       Piket
Setiap hari Rabu dan Jum’at merupakan jadwal penulis untuk membantu guru piket di sekolah. Dalam hal ini penulis perthatikan kepala sekolah turut berpartisipasi dalam menerapkan kedisiplinan, hal ini terlihat dengan kehadiran kepala sekolah tepat pada jam 07.00 Wib dan sudah berdiri di pintu gerbang sekolah sambil mengawasi siswa-siswi. Adapun tugas guru piket adalah mengawasi dan membunyikan bel setiap pergantian jam pelajaran. Kemudian mengontrol setiap kelas yang tidak ada gurunya. Maka dicarikan solusinya bagaimana supanyasiswa tetap belajar agar tidak ribut dan tidak berkeliaran di kelas maupun di luar kelas.
b.      Mengawasi Siswa Shalat Zuhur Berjamaah
          Bersama dengan mahasiswa PPL lainnya, penulis mengawasi dan mengontrol siswa untuk shalat zuhur berjamaah. Di MTsN ini seluruh siswa harus shalat zuhur berjamaah di mushalla sekolah sebelum jam pulang. Sehingga siswa terlatih untuk shalat berjamaah di setiap waktu shalat.
Selama mengikuti kegiatan Program Pengalaman Lapangan di MTsN Simpang Empat, penulis sebagai calon guru banyak memperoleh berbagai pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman tertentu yang berkaitan dengan pengelolaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Secara umum penulis telah mendapatkan gambaran informasi mengenai pengelolaan kegiatan belajar di kelas, baik dalam persiapan mengajar, menerapkan pelajaran, melakukan evaluasi kegiatan belajar, maupun pengetahuan lain yang berhubungan dengan sekolah.
Selain itu pengalaman lain yang penulis peroleh adalah :
1.      Pengetahuan tentang penerapan teknik mengajar yang cocok dalam kegiatan mengajar dan bagaimana cara mengelola kelas yang baik.
2.      Memperoleh gembaran umum tentang karakteristik siswa dan bagaimana memperlakukannya sesuai dengan karakter dan sifatnya yang berbeda-beda.
3.      Memperoleh pengalaman bahwa tugas seorang guru tidak hanya mengajar saja, tetapi juga mendidik dan mengarahkan siswa agar memperoleh prestasi akademik dan berhasil dalam hidupnya.
4.      Memperoleh pengetahuan tentang bagaimana melaksanakan kegiatan evaluasi belajar dan analisis hasil belajar.
5.      Memahami bahwa pengelolaan kegiatan belajar itu merupakan suatu kegiatan yang sistematis meliputi persiapan mengajar, mengatur kegiatan belajar mengajar, melaksanakan, dan mengevaluasi.

B.     Pengalaman Berwawasan Negatif
Berdasarkan pengalaman penulis selama melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MTsN Simpang Empat, ada beberapa pengalaman yang berwawasan negatif yang penulis rasakan baik itu dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam kegiatan non mengajar.
1.      Kegiatan Mengajar
Dalam proses belajar mengajar, masih terlihat kurangnya minat dan motivasi siswa dalam menerima pelajaran. Sebahagian dari siswa siswi itu sangat susah untuk diataur dan dikendalikan. Dari pengalaman tersebut penulis beranggapan bahwa salah satu penyebabnya adalah kurangnya perhatian bagi mereka.
Dalam proses belajar mengajar terkadang penulis merasa kesulitan dalam menguasai materi yang akan diajarkan, tetapi dari pengalaman tersebut penulis tetap semangat dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
2.      Kegiatan Non Mengajar
Yang penulis perhatikan dalam kegiatan non mengajar ini salah satunya pelaksanaan shalat zuhur berjamaah, masih ada diantara siswa yang belum mengerti betapa pentingnya pelaksanaan shalat berjamaah. Seperti aturan bagi orang yang terlambat dalam shalat berjamaah.






BAB V
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Setelah penulis menguraikan panjang lebar tentang kegiatan yang penulis laksanakan selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) kurang lebih satu semester di MTsN Simpang Empat Pasaman Barat, dimana penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :
1.      Secara umum pelaksanaan Program Pengamalan Lapangan (PPL) di MTsN Simpang Empat, baik kegiatan mengajar maupun non mengajar dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama antara pihak terkait.
2.      Program Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan untuk mempersiapakan calon-calon guru dimasa yang akan datang. Calon guru yang profesional dan trampil menjalankan tugasnya sebagai guru.
3.      Seorang guru tugasnya tidak hanya mengajar namun masih banyak yang harus di persiapkan seperti RPP, Program Tahunan, Program Semester dan lain sebagainya.

B.     Saran
STAI-YAPTIP Simpang Empat sebagai Fakultas Tarbiyah satu-satunya di Simpang Empat, kami menyarankan agar :
1.      STAI-YAPTIP akan selalu meningkatkan kualitas pendidikan sehingga dapat melahirkan calon-calon guru yang berkualitas dan profesional.
2.      STAI-YAPTIP senantiasa menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan pihak sekolah tempat mahasiswa melaksanakan PPL.
3.      Pihak sekolah dan mahasiswa PPL dapat menjalin kerjasama yang harmonis.
4.      Mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah diperolehnya selama PPL dengan baik dan mampu merealisasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar